Diduga Tidak Mendapat Pertolongan Medis, Pasien Meninggal di RSUD Lamaddukkelleng

Video Viral

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pelayanan kesehatan di RSUD Lamaddukkelleng kembali dikeluhkan. Pasien meninggal, diduga tanpa pertolongan medis.

Hal tersebut diutarakan oleh saudara korban, Ahmad Riswan Adi Putra. Warga Jalan Kepala Kecamatan Tempe ini, mengaku, adiknya, Ahmad Riswin Dwi Putra mendapatkan serangan lebah di Jalan Jambu pada Minggu, 5 April kemarin.

“Korban sama adik saya satunya ke rumah temannya di Jalan Jambu. Kemudian tiba-tiba diserang lebah. Ada bekas gigitan di dahinya dan berlubang,” ujarnya, Senin, 6 April.

Pasca serangan lebah itu, tambah Riswan, kondisi korban bertambah parah. Seluruh bagian mukanya membengkak. Hingga terpaksa, merujuk korban ke RSUD Lamaddukkelleng, pada pukul 17.45 Wita, Senin, 6 April.

“Tetapi sesampainya saya di RS tidak ada petugas merespon. Saya hampir sejam berputar-putar. Ada dokter yang lengkap berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) tidak mendekat,” keluhnya.

Atas kejadian itu, ia sangat kecewa lambatnya penanganan yang diberikan pihak manajemen RSUD Lamaddukkelleng.

Penanggung Jawab Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Lamaddukkelleng, dr A Rijalul Fikri menampik tudingan, lambatnya penanganan medis kepada pasien tersebut.

Kata dia, sebenarnya pasien merupakan Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19, sebab merupakan supir angkutan Sengkang-Makassar.

“Saya periksa kesehatannya. Pasien ada riwayat demam dan sesak. Saya sempat pertolongan Resusitasi Jantung Paru sebanyak 3 siklus, karena saat masuk kondisinya sudah syok,” tutupnya. (man)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...