39 Hotel di Sulsel Tutup Karena Wabah Corona, 1.500 Karyawan Dirumahkan

Selasa, 7 April 2020 14:23

Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga. (IST)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Penyebaran wabah corona yang kian masif yang melanda republik ini termasuk di Sulawesi Selatan ikut menerjang industri perhotelan.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel mencatat setidaknya 39 hotel di Sulsel menghentikan sementara operasionalnya karena sepinya pengunjung akibat pandemi corona.

Data penutupan sementara 39 hotel tersebut dirilis sejak awal pekan ini. PHRI Sulsel tak menampik tutupnya hotel tersebut karena terpaan wabah corona yang kian meningkat sehingga untuk meminimalisir biaya operasional, hotel tersebut terpaksa ditutup sementara hingga wabah ini mereda.

Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga saat dikonfirmasi menyebut 39 hotel yang tutup mulai dari kelas 4 ke bawah hingga nonbintang. Hotel tersebut dua diantaranya berada di Kabupaten Gowa dan sisanya berada di Makassar.

Anggiat memprediksi angka ini akan terus bertambah seiring tidak menentunya situasi ekonomi akibat wabah Covid-19.

“Saya prediksi angka ini akan terus bertambah, melihat kondisi ekonomi di Sulsel yang tidak menentu,” ujar Anggiat kepada Fajar.co.id, Selasa (7/4/2020).

Selain tutupnya ke-39 hotel tersebut, hotel-hotel yang masih beroperasi hingga hari ini juga mengambil kebijakan merumahkan sebagian pekerjanya. Anggiat meyakini lebih dari 1.500 karyawan hotel telah dirumahkan.

“Selain hotel yang tutup telah merumahkan karyawan, hampir semua hotel yang masih operasional telah merumahkan sebagian karyawannya. Saya yakin lebih dari 1500 karyawan telah dirumahkan,” ungkap Anggiat yang juga merupakan General Manager Hotel Claro Makassar.

Komentar


VIDEO TERKINI