Cerita Istri Security yang Dirumahkan, THR Suaminya saat Lebaran Tidak Pasti

Elfirah (Jilbab merah muda, pakai kaca mata) di Jalan Sungai Walanae memohon kepada FIF Group untuk menangguhkan angsurannya hingga wabah virus corona mereda.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Malang nasib menjadi seorang bawahan dalam perusahaan. Virus corona berdampak pada pekerjaan suaminya sebagai security di salah satu hotel di Kota Makassar.

Elfirah, warga Jalan Pannampu ini tidak bisa berbuat banyak selama suaminya dirumahkan. Apalagi beberapa hari lagi, ramadan akan segera tiba di bulan ini.

Pencairan THR dari hotel tempat kerja suaminya belum ada kepastian. Mengingat hotel tempatnya itu tutup untuk mengantisipasi wabah virus dari Tiongkok tersebut.

"Suamiku sekarang menganggur. Apalagi, ada anak kami yang harus dikasih makan. Terlebih lagi kami kontrak," katanya, kepada Fajar.co.id, Selasa (7/4/2020).

Semenjak suaminya dirumahkan dari pekerjaannya, dia tak tahu sampai kapan dirumahkan oleh tempat kerjanya itu.

Biaya listrik, uang kontrakan, dan beberapa barang di rumahnya yang masih dalam cicilan di perusahaan pembiayaan tidak mampu ia bayar.

Elfirah dan nasabah lainnya pun bermohon kepada FIF Group untuk menangguhkan angsurannya itu, selama wabah virus corona masih berdampak pada pekerjaan suaminya.

"Tidak ada kepastian kapan masuk kerja. THR juga belum ada kepastian. Kami mau ditangguhkan angsuran sampai ini (virus) mereda," tambah perempuan berjilbab merah muda ini. (Ishak/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...