Desak Pemprov Terapkan PSBB, Rachmatika Dewi: Jika Ditunda Resikonya Lebih Besar

Selasa, 7 April 2020 15:09

Anggota DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kasus positif virus corona di Sulawesi Selatan hingga siang ini, Selasa (7/4/2020) tercatat 112 kasus. Angka ini menjadikan Sulsel sebagai provinsi tertinggi di luar pulau Jawa.

Melihat grafik peningkatan jumlah pasien positif Corona yang terus bertambah dari hari ke hari, Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi meminta kepada Pemerintah provinsi untuk mengkaji dengan baik apakah memang dibutuhkan karantina wilayah di Sulsel.

Menurut wanita yang akrab disapa Cicu ini, angka tersebut menunjukkan bahwa Sulsel menjadi provinsi dengan penderita terbanyak setelah pulau Jawa. Ini menjadi warning untuk kita semua.

“Sejak awal saya sudah meminta kepada Pemerintah provinsi untuk mengkaji dengan baik apakah memang dibutuhkan karantina wilayah di Sulsel, karena jika melihat grafiknya peningkatan jumlah pasien positif Corona yang terus bertambah dari hari ke hari. Apalagi Sulsel menjadi provinsi dengan penderita terbanyak setelah pulau Jawa. Ini menjadi warning untuk kita semua,” tutur Cicu melalui pesan singkat, Selasa (7/4/2020).

Politisi Partai NasDem ini menyatakan Sulsel merupakan pintu gerbang Indonesia timur, jadi lalu lintas orang yang mau masuk ke Indonesia timur semuanya lewat Sulsel. Sehingga resiko persebaran Covid-19 di wilayah ini cukup besar dibanding daerah lain.

“Seperti yang kita tahu Sulsel merupakan pintu gerbang Indonesia timur, jadi memang lalu lintas orang yang mau masuk Indonesia timur semuanya lewat Sulsel. Sehingga memang resiko kita jauh lebih besar,” ungkapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI