Kasus Covid-19 Diestimasi Tembus 143.390, Muzayyin Desak Pemprov Lebih Serius

Selasa, 7 April 2020 13:26

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Hasil riset tim Unhas mengestimasi ada lonjakan besar atau outbreak kasus positif Covid-19. Pemprov Sulsel didesak lebih serius mengambil kebijakan.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif mengatakan saat ini seluruh anggota DPRD sedang turun mengedukasi masyarakat agar mematuhi protokol pengendalian Covid-19 dan juga sedikit membantu meringankan dampak ekonomi mereka. Ada persoalan serius yang ditemui di masyarakat. Terutama kesiapan Pemprov Sulsel untuk menangani pandemi ini.

“Sulsel sudah dinyatakan salah satu daerah yang masuk dalam zona merah. Setiap hari warga kita yang terinfeksi covid terus bertambah. Jika tidak ada pengendalian serius, maka diprediksi jumlah yang terinfeksi akan terus bertambah,” ungkapnya, Selasa (07/04/2020).

Kata dia, kekhawatiran ini sejalan dengan hasil pemodelan penyebaran covid 19 yang dilakukan FKM UNHAS, MIPA UNHAS baru-baru ini. Tanpa ada intervensi (base line) perkiraan jumlah kasus positif di Sulsel bisa tembus 143,390 orang, yang butuh masuk RS ada 28,678 orang dan perkiraan jumlah yang memerlukan penanganan intensif sekitar 5.736 orang.

“Tentu riset ini harus direspon. Apakah tim kesehatan Sulsel kita bisa menangani pasien dalam jumah banyak ? Bagaimana kesiapan RS Sayang Rakyat? Kesiapan tenaga medis dan APD ?,” terangnya.

Di sisi lain, Sulsel sebagai zona merah perlu ada upaya pengendalian arus keluar masuk orang sebagai upaya preventif. Langkah ini tampaknya tidak terjadi dengan baik. Sehingga pihaknya menyarankan penanganan di bandara dan pelabuhan harus lebih ketat. Ada protap yang membatasi pergerakan orang.

Komentar


VIDEO TERKINI