Korsel Beber 4 Strategi Lawan Corona, Bandingkan dengan Indonesia

Selasa, 7 April 2020 08:27

Suasana terminal utama kota Gwangju, di area tunggu bus menuju Daegu, tempat ditemukannya pusat penyebaran virus corona di Korea Selatan, pada Minggu (23/2). Foto: ANTARA/GM Nur Lintang/aa.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-Beom, membeber strategi negaranya dalam menghadapi wabah virus corona COVID-19, tanpa menerapkan kebijakan lockdown atau karantina menyeluruh.

Diketahui, Korsel tergolong berhasil membendung penyebaran virus corona. Untuk pertama kalinya sejak Februari, jumlah kasus baru di Negeri Ginseng tersebut berada di bawah angka 50.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan hanya 47 kasus baru COVID-19, Senin (6/4).

“Kami mengikuti rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak awal. Kami tidak menerapkan lockdown. Namun kami melakukan upaya maksimal untuk membendung penyebaran wabah tersebut,” kata Dubes Kim melalui konferensi video bertajuk ‘How Korea deals with COVID-19’ di Jakarta, Senin (6/4).

Dia menjelaskan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Korea Selatan dapat disimpulkan dalam empat poin penting.

Pertama, adalah langkah tes yang agresif yang disebut sebagai inti dari upaya melawan COVID-19.

“Kami dapat melakukan sebanyak 20.000 tes per hari dan hingga kini, kami sudah melakukan sebanyak 466.000 tes,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
3
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar