Pemerintah Terpaksa Tunda Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 7 April 2020 10:35

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Di tengah pandemi COVID-19 yang memukul seluruh negara di dunia, pemerintah Indonesia diminta terus berupaya optimal dalam melakukan perlindungan kepada masyarakat. Salah satunya menunda pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Dana yang sudah dialokasikan bisa dialihkan untuk penanganan COVID-19.

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mendesak pemerintah untuk menunda dulu rencana pemindahan IKN baru dan mengalihkan anggaran pembangunan IKN untuk penanganan virus COVID-19 ini.

Menurutnya, pengalihan anggaran untuk penanganan virus COVID-19 harus segera dilakukan. Karena Indonesia masih sangat minim dengan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam rangka penanganan. Serta memberikan santunan bagi para tenaga medis yang telah menjadi korban dalam penangananan COVID-19 yang hari demi hari semakin mengkhawatirkan.

“Pemerintah memang telah menyetujui pemindahan Ibu Kota Negara baru ke Kalimantan Timur. Namun melihat pada penyebaran COVID-19 yang menjadi ancaman serius di tengah masyarakat, sebaiknya rencana pemindahan IKN ditunda dulu,” tegas Guspardi di Jakarta, Senin (6/4)

Untuk 2020, lanjutnya, total APBN yang telah disepakati adalah Rp2.540 triliun. Dalam komposisi APBN tersebut, anggaran pembangunan infrastruktur mencapai Rp400 triliun. Termasuk anggaran pemindahan ibu kota. “Saya meminta pemerintah secepatnya melakukan pengalihan anggaran dari pos-pos APBN ini. Terutama dari anggaran infrastruktur. Sehingga penyebaran COVID-19 yang semakin pesat bisa ditekan,” ucapnya.

Bagikan berita ini:
1
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar