Pemprov Sulsel Siapkan Insentif Tenaga Medis, Nilainya Rp5-15 Juta Perbulan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Tenaga medis yang jadi garda terdepan penanganan Covid-19 mendapat perhatian. Ada insentif yang disiapkan.

Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Junaedi mengatakan refocusing anggaran untuk Covid-19 sudah disepakati dengan DPRD. Nilainya mencapai Rp500 miliar. Namun untuk tahap awal Rp250 miliar.

“Ini akan dialokasikan ke berbagai sektor. Salah satunya tentu nasib tenaga medis kita perhatikan. Ada insentif khusus disiapkan,” ungkapnya.

Kata dia, besaran pemberian insentif ini sudah ada aturannya. Ini tertuang dalam surat edaran Menteri Keuangan nomor S-239/MK.02/2020. Ada aturan insentif bulanan dan santunan kematian bagi tenaga medis.

“Untuk dokter spesialis mendapat insentif Rp15 juta. Dokter umum dan gigi Rp10 juta. Kemudian bidan dan perawat Rp7,5 juta. Serta tenaga medis lainnya Rp5 juta. Khusus santunan kematian Rp300 juta perorang,” terangnya.

Sesuai surat Menteri Keuangan, besaran insentif ini merupakan nilai tertinggi. Tidak boleh dilampaui. Insentif dan santunan ini berlaku mulai Maret hingga Mei nanti.

“Jadi sementara tiga bulan. Bisa saja diperpanjang sesuai arahan Presiden sesuai dengan perkembangan status kondisi penanganan covid-19,” tukasnya.(fik/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...