Soal Penangguhan Angsuran Nasabah, FIF Dituding Tebang Pilih

Selasa, 7 April 2020 20:16

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pernyataan Presiden Joko Widodo soal penangguhan angsuran di leasing tampaknya tebang pilih. Tudingan itu ditujukan ke FIFGroup, Jalan Sungai Walanae, Kota Makassar.

Belasan nasabah pun menyeruduk kantor tersebut, pada Selasa (7/4/2020). Penangguhan angsuran itu dianggap tebang pilih, terutama bagi pedagang kecil yang terpaksa berhenti bekerja karena wabah virus corona.

“Penangguhan ini dianggap pilah pilih terhadap profesi nasabah. Kalau dia pedagang (contohnya), tidak dapat penangguhan,” kata salah satu nasabah, Muh Riswan, di lokasi.

Mereka terus meminta kejelasan dari pihak pembiayaan soal penangguhan itu. Sebagaimana hal tersebut telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Section Head FIF, Awaluddin, menepis hal itu. Dia mengatakan, keputusannya itu sudah sesuai dengan kesepatakan perusahaan pembiayaan di Indonesia.

Tudingan yang disampaikan oleh nasabahnya itu, kata dia, dinamakan sebagai permohonan resktrukturasi atau keringanan bagi nasabah yang terdampak wabah virus corona atau covid-19.

Dari kebijakan itu juga, Awaluddin mengaku telah mendapat persetujuan dari pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Salah satunya pengajuan resktrukturasi bagi nasabah terdampak virus ini, dengan nilai pembiayaan di bawah Rp10 miliar dan pengusaha UMKM,” ujar dia.

Selain itu, nasabah dimaksud tidak punya tunggakan sebelum 2 Maret 2020, saat pemerintah mengumumkan virus corona.

“Restrukturasi ini dapat disetujui apabila kendaraan atau jaminan lainnya masih dalam penguasaan nasabah. Sesuai dengan perjanjian awal,” tegasnya.

Komentar


VIDEO TERKINI