Tak Mau Kalah Pusat, Bu Risma Gratiskan Tagihan PDAM Warga Surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini--jawa pos

FAJAR.CO.ID, SURABAYA-- Pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan penggratisan tarif listrik bagi rumah tangga dengan daya 450 VA. Yang 900 VA dikorting 50 persen. Saat ini Pemkot Surabaya menyiapkan mekanisme serupa untuk tagihan PDAM.

Kebijakan itu disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini dalam telekonferensi dengan DPRD Surabaya kemarin. Langkah tersebut menjadi salah satu kebijakan agar pengeluaran bulanan warga di tengah wabah bisa ditekan.

”Jadi, untuk semua MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), tagihan PDAM-nya akan kami gratiskan,” ujar Risma dalam telekonferensi dengan DPRD Surabaya kemarin. Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono langsung bertepuk tangan mendengar kebijakan baru itu.

MBR adalah istilah pemkot untuk warga kurang mampu yang mendapat intervensi APBD. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi. Data per 1 April lalu menunjukkan, jumlah MBR di Surabaya mencapai 733.600 jiwa.

Risma mengatakan, saat ini ada banyak tagihan bulanan yang ditanggung masyarakat. Namun, pemkot hanya bisa membantu penggratisan untuk PDAM. Sebab, tagihan lainnya bukan kewenangan pemkot.

Dirut PDAM Mujiaman Sukirno sudah berkoordinasi terkait penggratisan itu tiga hari lalu. Komunikasi selama ini dilakukan bersama Sekkota Hendro Gunawan. ”Sebenarnya, kami sudah siap dan membicarakan soal ini. Tinggal menunggu persetujuan dari Bu Wali. Kalau Bu Wali sudah bilang begitu, berarti sudah klik,” ujar Mujiaman kemarin.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...