72.770 Karyawan Dirumahkan, 16.065 Langsung PHK di Jakarta

Rabu, 8 April 2020 13:51

Anggota Komisi X DPR Himmatul Aliyah menyebut jumlah buruh atau pekerja di Jakarta yang terkena PHK karena wabah virus corona. Ilustrasi Foto M Fathra Nazrul Islam/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta Himmatul Aliyah menyebut dampak virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian warga di Ibu Kota semakin nyata.

Hal ini dibuktikan dengan adanya puluhan ribu pekerja atau buruh yang dirumahkan bahkan terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh lebih dari 11.000 perusahaan.

“Sudah banyak buruh kena pemutusan kerja dan yang dirumahkan tanpa upah karena perusahaannya juga tutup dan merumahkan karyawannya. Begitu juga pekerja di sektor UKM dan informal lainnya,” ucap perempuan yang beken disapa dengan panggilan Himma dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (8/4).

Dia juga menyertakan data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta tertanggal 4 April 2020.

Di mana hasil pendataan perusahaan dan pekerja/buruh yang terkena dampak wabah Covid-19, terdiri dari 11.104 perusahaan dan 88.835 karyawan.

Lebih rinci, Disnakertrans DKI Jakarta menyatakan sebanyak 9.096 perusahaan merumahkan 72.770 pekerja/buruh, dan 2.008 perusahaan terpaksa melakukan PHK terhadap 16.065 pekerjanya.

Bagikan berita ini:
2
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar