Beli Masker Rp36,4 Juta lewat Online, yang Datang Batu Bata

FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG – Harga masker melonjak tinggi dan stok terbatas karena banyak diburu masyarakat di tengah wabah virus korona (Covid-19) seperti saat ini. Dimanfaatkan pula oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, yang melakukan penipuan dengan menawarkan masker melalui online shop.

Tertarik dengan harga lebih murah, Juan Puncan Endrille (30), justru tertipu. Setelah mentransfer uang sebanyak Rp36,4 juta, yang dikirim pelaku ternyata batu bata yang dibungkus karus dalam kotak. “Tanggal 4 April saya melihat di akun IG (Instagram) Intan Karlina, menjual masker. Lalu saya membelinya beberapa kotak,” ujarnya, saat melapor di Polrestabes Palembang.

Transaksi melalui m-Banking, Korban mentransfer dari rumahnya di Jl Seruni, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I senilai Rp36,4 juta. “Harapan saya apa yang saya pesan tadi sesuai, sehingga bisa dijual kembali atau juga diberikan ke masyarakat yang butuh. Sebab saat ini, untuk mendapatkan masker yang sesuai standar sangat sulit, kalaupun ada harganya sangat mahal,” ulasnya.

Namun ternyata barang yang dikirim tak sesuai pesanan, kardus berisi batu bata. Sementara nomor yang bersangkutan melalui WhatsApp (WA), tidak aktif lagi ketika berulang kali coba dihubungi. “Namun nasi telah jadi bubur, saya cuma berharap pelakunya bisa seaegera mungkin ditangkap agar tidak ada korban lagi,” ujar pria asal Sumatera Barat (Sumbar) itu kesal.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT AKP Heri, membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan penipuan soal pembelian masker secara online. ”Nanti akan ditindaklanjuti Satuan Reskrim,” ujarnya.

Heri mengimbau, warga lebih berhati-hati dalam belanja online. Terutama yang menjual harga murah, sementara harga di pasaran saat ini memang melonjak naik dampak pandemi Covid-19. “Lebih aman beli langsung ke toko atau apotek. Kalau beli online, cari refensi penjual yang sudah terpercaya, atau melalui pihak ketiga seperti marketplace,” imbaunya. (fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...