Direktur Curi 2 Juta Masker Lalu Jual ke Luar Negeri, Pemerintah Harus Impor dari China

ILUSTRASI. (Foto: Dok.FAJAR)

FAJAR.CO.ID, SANTIAGO—Perbuatan seorang Direktur Perusahaan di tengah merebaknya virus corona di Spanyol benar-benar memalukan. Saat negaranya tengah berjuang melawan pandemi COVID-19, sang pengusaha malah mencuri dua juta masker lalu menjualnya ke luar negeri.

Polisi Spanyol dikutip dari Metro sudah menangkap pengusaha itu. Ia diduga mencuri dua juta masker tersebut dari sebuah perusahaan yang bangkrut. Penyelidik mengatakan bahwa pencuri menjual masker dan peralatan pelindung lainnya termasuk sarung tangan bedah ke Portugal.

Peralatan tersebut diambil dari perusahaan pemasok medis yang telah dibubarkan dan menyimpan stok di gudang yang terkunci di kawasan industri di kota katedral Galicia, Santiago de Compostela. Pencurian terjadi pada akhir Februari sebelum ribuan pekerja rumah sakit terinfeksi virus corona dan ratusan orang mulai meninggal setiap hari akibat virus corona di Spanyol.

Akibat stok masker dan peralatan medis yang menipis, Pemerintah Spanyol harus melakukan pembelian darurat dari Cina. Alfonso Rueda, wakil presiden pemerintah daerah Xunta de Galicia, mengunjungi lokasi pencurian pada hari Senin waktu setempat dan hanya menemukan sekitar 100 dari dua juta masker wajah yang disimpan di tempat itu.

“Polisi menerima informasi bahwa mungkin ada peralatan kesehatan yang berharga di sini yang akan sangat diperlukan dalam perang melawan Covid-19. Itu sudah dibersihkan pada saat mereka tiba. Kami menghitung dua juta masker wajah telah dicuri. Hanya kotak yang tersisa,” jelasnya.

Angka pasti masker dan alat bantu medis lainnya menurut Rueda tidak bisa mereka pastikan. “Ada juga kotak-kotak kosong yang berisi sarung tangan bedah tetapi kami tidak tahu pada tahap ini berapa banyak yang hilang,” ujar Rueda.

Ia mengatakan, tersangka pelaku sengaja memilih bahan yang ia tahu akan memiliki nilai jual tinggi. “Investigasi polisi telah mengidentifikasi dan menyebabkan penangkapan tersangka utama, seseorang dari Santiago yang sudah muncul di pengadilan,” ungkapnya.

Tersangka diidentifikasi sebagai direktur sebuah perusahaan real estat lokal yang terkenal. Ia sudah muncul di hadapan hakim dalam persidangan tertutup pada akhir pekan. Investigasi peradilan sedang berlangsung. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...