Ditelepon Juventus, Dybala Peluk Ibunya: Aku tidak Ingin Pergi ke Klub Lain

Paulo Dybala/Getty Images

FAJAR.CO.ID, TURIN—Penyerang kidal Argentina, Paulo Dybala mengungkapkan kisah awal dirinya bisa sampai ke Juventus. Menurutnya, ia sejak awal yakin akan dibeli Si Nyonya Tua.

Makanya, ketika masih bermain untuk Palermo, dia bernai menggantung klub lain karena dia tahu bahwa cepat atau lambat petinggi Juventus akan menghubunginya. Dan itu akhirnya terbukti.

Sang penyerang bergabung dengan Juve dari Palermo dengan nilai 40 juta euro pada musim panas 2015. “Saya ingat hari itu seolah-olah kemarin,” kata Dybala dalam wawancara video dikutip dari Football Italia.

Dybala menceritakan, hari-hari sebelum Juventus menghubunginya ia berada di rumahnya bersama ibunya. “Saya di rumah di Palermo bersama ibu saya dan yang lainnya,” beber Dybala.

Menurut Dybala, mereka berbicara tentang apa yang bisa terjadi. Termasuk tim yang bisa ia pilih karena sudah ada banyak klub, dan pelatih yang menghubunginya. “Tetapi saya tidak akan menutup pintu pada siapa pun, atau mengatakan ya atau tidak, karena saya merasa bahwa cepat atau lambat telepon akan datang dari Juve,” jelasnya.

Dan suatu hari, agennya menelepon. “Suatu hari, setelah makan siang, agen saya menelepon dan berkata dalam satu jam, Anda akan menerima panggilan telepon dari direktur Juventus,” tuturnya.

Benar saja, Fabio Paratici menghubunginya dan menyampaikan rencana Juventus membawanya ke Turin. “Saya berbicara dengan Fabio dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia akan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa saya bergabung dengan Juventus,” kisahnya.

Itu menurut Dybala adalah momen-momen yang sangat membahagiakan. “Setelah aku meletakkan telepon, aku berlari ke ibuku, aku memeluknya dan berkata aku tidak ingin pergi ke tempat lain,” ungkapnya.

Pemain berusia 26 tahun itu kini sudah membuat 216 penampilan kompetitif untuk Bianconeri, julukan Juventus. Dalam periode itu, ia berhasil menyumbang 91 gol dan 36 assist.

Musim panas lalu, Dybala sempat nyaris meninggalkan Juventus setelah dibidik Manchester United yang menginginkannya menjadi alat pertukaran dengan Romelu Lukaku. Namun, Dybala menolak untuk pergi.

Keputusan itu sejauh ini terbukti benar. Dybala masih menjadi salah satu andalan Pelatih Juve, Maurizio Sarri di lini serang Si Nyonya Tua. Juve sendiri masih memuncaki klasemen Serie A dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, serta semifinal Coppa Italia. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...