Jakarta PSBB Mulai 10 April, Herman Herry Minta Polisi Tunjukkan Ketegasan

Rabu, 8 April 2020 15:52

Ketua Komisi III DPR Herman Herry meminta berpesan agar jajaran kepolisian tetap efektif menjalankan fungsi kamtibmas sa...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua Komisi III DPR Herman Herry meminta agar jajaran kepolisian tetap efektif menjalankan fungsi kamtibmas saat wilayah DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 10 April 2020. Meskipun anggaran Polri mengalami pengurangan selepas dikeluarkannya Perpres No. 54 Tahun 2020.

“Berdasarkan Perpres tersebut, anggaran Polri berkurang sekitar Rp8 triliun. Saya berharap Polri di bawah Jenderal Idham Aziz bisa melakukan penyesuaian agar fungsi Polri dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terganggu akibat pemotongan anggaran tersebut,” ujar Herman kepada wartawan, Rabu (8/4).

Kepolisian mesti mengantisipasi potensi meningkatkan gangguan kamtibmas akibat pandemi Covid-19, termasuk dalam kondisi penerapan PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Sebagai penyelenggara kamtibmas, Polri memiliki fungsi yang strategis untuk memastikan PSBB berjalan dengan baik,” katanya.

Sebagaimana diketahui, DKI Jakarta secara resmi akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 10 April 2020. Kepastian penerapan ini didapat setelah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui pengajuan dari Gubernur Anies Baswedan.

Herman berharap segera ada kejelasan detail mengenai pelaksanaan tugas aparat kepolisian dalam kondisi PSBB di Jakarta. Politikus PDIP itu juga menyebut hal ini penting guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.

“Selain detail tugas dan wewenang, harus dipastikan juga masyarakat sudah mendapatkan informasi yang benar,” ucapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI