Komunitas D’Papi, Bersepeda Sekaligus Berburu Kopi

Rabu, 8 April 2020 15:40

Sebelum pandemi Covid-19, mereka gemar bersepeda sembari berburu kopi setiap pekan. Kini, mereka rehat sambil menyusun rute bersepeda ke gunung.

Laporan: Dewi Sartika Mahmud

FAJAR.CO.ID— Biasanya, usai menyelesaikan tugas sebagai dentist di rumah sakit Unhas, rutinitas drg Ardiansyah S Pawinro, adalah menengok kekasih hatinya yang kedua. Sepeda lipat.

Setiap hari, ia rutin mengelap sepeda yang bodinya mirip pemain akrobat dari Tiongkok itu. Bodinya bisa ditekuk-tekuk dan dilipat seperti di gymnastic, serta ramping. Sangat indah menurutnya.

Sepeda tersebut menjadi pelepas stres di kala penat dengan kesibukan pekerjaan. Ardiansyah tak sendiri. Kecintaannya bersepeda rupanya juga dirasakan teman-teman seprofesinya,sesama dokter gigi. Mereka kemudian membentuk komunitas yang diberi nama Komunitas Dentist, Passapeda na Pakkopi (D’Papi).

Komunitas D’Papi ini baru terbentuk 2019 lalu atau sekitar 11 bulan. Total anggotanya saat ini berjumlah 30 orang. Mereka berlatar belakang dokter gigi maupun mahasiswa kedokteran gigi di Makassar. Nama komunitas ini juga memiliki arti dan makna yang unik.

Kata dentist, tentunya sudah jelas dari kata dokter gigi. Kemudian passapeda adalah pesepeda dan pakkopi alias penikmat kopi. Jika dua kata itu digabung, berarti dokter yang suka bersepeda sambil ngopi.

“Rata-rata anggotanya memang penikmat kopi. Jadi dua hobi, sepeda juga hunting kopi,” tutur Dokter Ardi-sapaannya.

Komentar


VIDEO TERKINI