Meski Sudah Ditunda, Bawaslu Pastikan Sengketa Pilkada Tetap Diproses

Rabu, 8 April 2020 10:18

Kantor Bawaslu Sulsel.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyatakan, proses penyelesaian sengketa yang terjadi sebelum Pilkada 2020 ditunda tetap dilaksanakan. Ia meminta jajaran pengawas pemilu menindaklanjuti penyelesaian sengketa yang masuk Bawaslu melalui komunikasi dalam jaringan (daring).

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menjelaskan, sampai saat ini Bawaslu masih menginventarisasi masalah teknis di lapangan terkait penundaan pilkada. Lembaga pengawas pemilu juga terus meningkatkan kualitas pengawasan pilkada seiring mewabahnya COVID-19 di tanah air.

“Bawaslu tetap melakukan penyelesaian sengketa laporan pelanggaran administrasi dan pelanggaran lainnya sebelum terbitnya SK KPU Nomor 179 pada 21 Maret 2020,” kata Bagja di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI memberikan contoh seperti penyelesaian sengketa yang terjadi di kabupaten Bisori Maluku Utara yang tetap dilaksanakan. Bawaslu Bisori telah mengeluarkan berita acara penyelesaian sengketa, karena pada prinsipnya Bawaslu tidak dapat menolak laporan.

Bagja mengatakan, proses penyelesaian sengketa termasuk penanganan pelanggaran pilkada setelah penundaan Pilkada 2020 diatur dalam Surat Edaran (SE) Bawaslu Nomor 0254/K.BAWASLU/PM.06.00/III/2020. SE ini dikeluarkan lantaran adanya penundaan beberapa tahapan Pilkada 2020 melalui SE KPU Nomor 179 tertanggal 21 Maret 2020.

Dia meminta kepada divisi penyelesaian sengketa Bawaslu kabupaten/kota serta provinsi dapat menindaklanjuti semua laporan atau dugaan pelanggaran. Laporan bisa melalui email, Whatssap serta teleconference guna melakukan pengawasan secara online.

Komentar


VIDEO TERKINI