Misteri Klaim Jong-un Negaranya Nol Covid-19

Rabu, 8 April 2020 10:59

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, saat menyaksikan peluncuran rudal balistik. Terlihat ajudannya mengenakan masker. Kor...

Di satu sisi, tentara Korut juga sempat “menghilang”. Komandan Angkatan Bersenjata AS yang berpangkalan di Korea Selatan, Jenderal Robert Abrams, melaporkan pada 13 Maret bahwa angkatan bersenjata Korea Utara telah dikurung selama sekitar 30 hari. Dan, mereka baru-baru ini memulai pelatihan rutin lagi.

“Kami tidak menerbangkan pesawat selama 24 hari. Angkatan Darat AS cukup yakin, bahwa ada kasus Covid-19 di Korea Utara juga,” kata Abrams.

Kediktatoran Korut didasarkan pada kontrol total. Ini disebut sebagai alasan sampai saat ini Korut mengklaim nol kasus Covid-19. Dalam artian, semua sektor dikontrol pemerintah sehingga tak ada publikasi. Bahkan, Korut sekarang mengirimkan sinyal yang jelas kepada dunia luar bahwa segalanya baik-baik saja.

Pandemi Dijawab Rudal

Korut bisa dibilang sangat cerdas dalam mengalihkan sorotan terkait klaim nol kasus Covid-19. Saat dunia heran dan disibukkan dengan penularan virus Korona yang makin masif, Korea Utara malah melakukan uji coba rudal balistik lebih banyak daripada sebelumnya.

Pada 22 Maret, sehari setelah tiga dari empat uji coba rudal Korea Utara, sebuah pesan dari kantor berita negara KCNA menjadi tajuk utama. KCNA melaporkan surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang menurutnya Trump tidak hanya mendorong peningkatan hubungan bilateral, tetapi juga menyarankan kerja sama dalam perang melawan pandemi. Gedung Putih mengkonfirmasi surat itu tanpa merinci.

Komentar