Mobil Pribadi Boleh Beroperasi di Jakarta, Ini Aturannya

Rabu, 8 April 2020 11:03

LENGANG: Lalu lintas di Jakarta terlihat lengang semenjak kasus Covid-19 di ibu kota terus bertambah dan pemerintah mene...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mobil pribadi menjadi objek yang diatur selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di DKI Jakarta. Meski tidak ada penutupan akses masuk dan keluar, tapi jumlah penumpangnya harus mengikuti prosedur physical distancing (jaga jarak).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kendaraan pribadi masih dibolehkan beroperasi di Jakarta. Sejauh ini pembatasan hanya dilakukan kepada trabsportasi umum.

“Kendaraan pribadi tidak ada larangan. Yang kita atur adalah kendaraan umum. Kendaraan pribadi bisa berkegiatan seperti biasa, tetapi harus ada physical distancing,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa malam (7/4).

Physical distancing yang dimaksud adalah, jumlah penumpang dibatasi seperti yang diberlakukan di angkutan umum. Mobil pribadi hanya boleh mengakut 50 persen dari kapasitas penumpangnya. Bila mobil pribadi itu memiliki muatan delapan orang, maka kini hanya diisi maksimal empat orang.

“Dengan begitu jarak antarpenumpang bisa terjaga. Nanti dengan adanya peraturan detail anda bisa lihat pasalnya. Kami siapkan juga bahan sosialisasi untuk masyarakat,” ujar eks mendikbud itu.

Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan PSBB lusa, Jumat (10/4). Menjelang diberlakukan sosialisasi terkait PSBB dilakukan oleh aparatur DKI Jakarta dan melibatkan TNI dan Polri.

Diberlakukannya PSBB itu setelah mendapat izin dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Lantas rencana PSBB itu dimatangkan, Selasa (7/4) dan diumumkan malamnya.

Komentar


VIDEO TERKINI