Pelajar SMA Nekad Curi Mobil Kerabat Mantan Kapolda Irjen Anton Charliyan

Rezza Rizaldi/ radartasikmalaya DIAMANKAN. Seorang pelajar yang mencuri mobil mantan Kapolda Jabar H Anton Charliyan diamankan di Mapolres Tasikmalaya Senin (6/4).

FAJAR.CO.ID, TASIK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota berhasil menciduk pelaku yang mencuri mobil keluarga mantan Kapolda Jawa Barat, Irjen (Purn) Anton Charliyan, Senin sore (6/4).

Pelaku merupakan seorang pelajar kelas XI di salah satu SMA Kota Tasikmalaya yang masih berumur 16 tahun. Dia tercatat sebagai warga Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Anton Charliyan juga tercatat pernah menjabat sebagai Kapolda Sulsel.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman mengatakan pelaku berinisial RO, dia diciduk saat membawa mobil Honda CRV milik keluarga Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan yang dicuri dari salah satu tempat pencucian mobil di Jalan Kalangsari Kecamatan Cipedes.

“Kita tangkap pelaku sekitar pukul 15.30, saat ditangkap pelaku tengah ngopi dan merokok di sebuah warung di pinggir Jalan Gubernur Sewaka, ” ujarnya kepada radartasikmalaya.com. kemarin.

Yusuf menjelaskan pelaku pencuri mobil keluarga mantan Kapolda Jabar itu ditangkap beserta barang buktinya mobil, yang sudah berganti plat nomor. “Saat kita temukan mobil CRV tersebut sudah memakai plat nomor palsu,” ungkapnya.

Dia menambahkan pihaknya berhasil menangkap pelaku pencurian, setelah mendapat informasi dari salah satu bengkel tempat mobil tersebut biasa diservis di Jalan HZ Mustofa. “Tadi pagi (kemarin 6/4), si pelaku membawa mobil ke tempat servis. Kemudian sang montir bengkel merasa curiga adanya perbedaan antara pemilik mobil dan plat nomornya. Lalu menelepon kami, dan langsung kita telusuri,” tuturnya.

Kemudian pihaknya langsung melakukan mengejar terhadap si pelaku dengan menyisir setiap jalan, hingga akhirnya menemukan pelaku tengah nongkrong di sebuah warung kopi di Jalan Gubernur Sewaka. “Ketika kami tangkap, mobil CRV yang dicuri tengah terparkir di pinggir jalan,” paparnya.

Sebelumnya, diketahui mobil mantan Kapolda Jabar itu hilang sekitar pukul 10.00 pada Sabtu (4/4) dari sebuah tempat pencucian mobil di Jalan Kalangsari, Kecamatan Cipedus. “Jadi modusnya tukar guling kendaraan, si pelaku menukar kendaraan atas perintah si pemiliknya,” terang dia.

Setelah digali keterangan lebih dalam, kaat Yusuf, pelaku ini diketahui telah beraksi sebanyak empat kali dengan modus serupa.

Awalnya, tambah Yusuf, pelaku ini memiliki motor Yamaha Xride. Lalu menukar motor itu di sebuah bengkel di wilayah Ciamis dengan motor matic Yamaha Freego.

“Kemudian pelaku membawa motor Freego itu, selanjutnya dia kembali mengelabui pekerja pencucian mobil di Rajapolah dengan mengambil mobil Toyota Yaris. Setelah itu, pelaku kembali membawa mobil Yaris itu ke sebuah pencucian mobil di Jalan Pancasila dan menukarnya dengan mobil CRV yang baru beres dicucim,” bebernya.

Yusuf menambahkan modus pelaku ini juga mengelabui si pengelola pencucian kendaraan dan bengkel. Dengan mengaku disuruh si pemiliknya untuk mengambil kendaraan dan menukarnya dengan kendaraan curian lainnya. “Pelaku dikenakan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman kurungan penjara 4 tahun. Semua kendaraan oleh pelaku dipasang plat nomor palsu. Modusnya pun sama seperti itu mengaku disuruh pemiliknya,” tambah dia.

Sementara itu, pelaku RO mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku beraksi sendirian dan karena hanya ingin memiliki kendaraan serta tak ada niat untuk dijual. “Sendirian saja pak. Hanya ingin memiliki kendaraannya saja,” tuturnya. (rga/rez/fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...