Tagihan Nonsubsidi Melonjak, Ini Klarifikasi Pihak PLN

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Program pemerintah melalui PLN yang menggratiskan listrik bagi pengguna 450 VA dan potongan 50 persen untuk 900 VA menguntungkan bagi sebagian masyarakat, namun tidak bagi pelanggan nonsubsidi. Pasalnya masih ada beberapa pelanggan non subsidi yang mengeluhkan adanya lonjakan pada tagihan penggunaan listrik.

Manager Komunikasi, PLN UIW Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko mengatakan pelanggan bisa memotret atau menyampaikan stand meter masing masing dan disampaikan ke kantor pelayanan PLN terdekat untuk diklarifikasi.

Ia mengaku Tarif Daftar Listrik (TDL) belum pernah naik sejak tahun 2017. Sementara itu, mengenai pembelian token listrik, dalam struk pembelian terdapat beberapa kompenen.

"Perlu kami sampaikan juga bahwa di dalam struk pembelian token telah disebutkan komponen apa saja yang ada di struk tersebut, seperti biaya administrasi bank dan PPJU," ucapnya pada fajar.co.id Rabu (8/4/2020).

Eko Wahyu Prasongko membeberkan terkait tarif PPJU, setiap Pemda berbeda-beda, tergantung dari kebijakan pemerintah daerah masing-masing.

Lebih lanjut, kata dia, pihaknya telah mengimbau pelanggan untuk mencatat meter mandiri pada pemakaian bulan maret.

"Khusus untuk pemakaian bulan maret ini kan sudah kami himbau kepada pelanggan untuk melaksanakan catat meter mandiri, yaitu dengan mengirimkan foto stand meter dan mengirimkan ke nomor WA yang telah kami beritahukan sebelumnya, karena memang kami tidak melakukan kunjungan ke pelanggan untuk mencatat meter,"terangnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...