Update Ketinggian Air di Bili-bili, Setop Jala Ikan

Bendungan Bili-bili.

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Air di Bendungan Bili-bili, Kabupaten Gowa menjadi perhatian. Ketinggian airnya terus dipantau setiap waktu.

Update terkini di hari Rabu (8/4/2020) pukul 16.00 Wita, ketinggian air di bendungan tersebut berada di angka 99,30 Mdpl.

Angka tersebut masih berada di bawah normal. Tetapi masyarakat diimbau untuk tetap tidak beraktifitas di sekitar sungai Jeneberang.

Aparat kepolisian yang terus berkoordinasi dengan pihak BBWS Pompengan Jeneberang, untuk memberikan informasi ke masyarakat soal update bendungan tersebut.

"Diimbau kepada masyarakat sekitar, untuk tidak melakukan kegiatan penyeberangan sungai, menambang, menjala ikan di hilir bendungan," kata Kapolsek Parangloe, Iptu Kasmawati.

Sebelumnya, ketinggian air di bendungan yang diresmikan tahun 1999 ini sempat mendekati batas normal. Yakni berada di angka 99,49 Mdpl. Ketinggian itu terjadi pada Selasa, (7/4/2020) pukul 22.00 Wita kemarin.

Setelah berkoordinasi dengan pihak BBWS Pompengan Jeneberang, pintu bukaan bendungan pun membuka 85 sentimeter. Secara berangsur-angsur, pintu bukaan itu mulai dikurangi. Hal itu disesuaikan kondisi debit air (inflow) yang masuk ke bendungan.

Meski begitu, pembukaan pintu pelimpahan air telah dikurangi masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas di bantaran Sungai Jeneberang. Baik mencari ikan, menambang hingga melakukan penyebrangan.

pihaknya terpaksa membuka pintu pelimpahan akibat hujan deras yang turun di hulu Sungai Jeneberang. Sehingga debit air yang masuk ke bendungan cukup besar.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...