Viral Karyawan Menangis saat Sosialisasi Keadaan Perusahaan

ilustrasi ritel Ramayana Dept Store (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, DEPOK-- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan tangisan karyawan Ramayana di City Plaza Depok. Apakah alasan di balik tangisan para karyawan?

Mengkonfirmasi hal itu, JawaPos.com (grup fajar.co.id) pun menghubungi Store Manager Ramayana Depok, M Nukmal Amdar. Ia pun membenarkan video tersebut berada di kawasannya.

Dia menyebutkan, karyawan menangis karena sedih harus berpisah dengan rekan kerjanya yang lain setelah perusahaan memutuskan menghentikan operasi. Bukan seperti kabar yang beredar, yakni menangis karena dipecat.

“Benar ada video terjadi seperti itu, tapi kondisi saat itu saya pada saat sosialisasi tentang keadaan kondisi perusahaan. Video di situ hanya perpisahan karyawan,” katanya ketika dihubungi JawaPos.com, Rabu (8/4).

Adapun, sosialisasi dilakukan pada tanggal 4 April kemarin dan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) memang benar adanya dan telah diterima oleh semua karyawan. Ritel pun memutuskan untuk menutup operasionalnya sejak 6 April lalu.

“Kita memang ada proses PHK setelah pemaparan tentang perusahaan kita dan proses PHK itu sudah kita ikuti sesuai ketentuan dan mereka sudah kita panggil secara kesepakatan dan sudah diterima dengan pesangon mereka masing-masing,” tambahnya.

Sebagai informasi, terdapat video yang memperlihatkan isak tangis para karyawan. Dalam video berdurasi 1.19 detik tersebut, terekam para karyawan menangis dan saling berpelukan mengetahui kondisi perusahaan yang sudah tidak memungkinkan beroperasi secara normal. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...