Warga Abaikan Sosial Distancing, Pengamat Unhas Sebut Pemkot Kurang Sosialisasi

Rabu, 8 April 2020 16:54

Suasana macet di salah satu jalan raya di Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Merebaknya wabah corona saat ini membuat pemerintah membatasi aktivitas masyarakat bahkan menutup fasilitas umum untuk sementara guna mencegah penyebaran virus corona atau covid 19.

Kendati demikian, masih banyak warga yang bandel dan tidak mengindahkan larangan tersebut, buktinya jalan di Makassar masih macet. Baru-baru ini viral masih banyak masyarakat berkumpul di Centre Point Of Indonesia (CPI) di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Transportasi Universitas Hasanuddin (Unhas), Isran Ramli mengatakan hal tersebut karena Pemkot yang kurang masif dalam melakukan sosialisasi kepada warga. Padahal sangat penting untuk memberitahukan warga pentingnya untuk menerapkan physical distancing.

“Tentunya ini menjadi indikasi bahwa pemerintah dengan segenap level jajarannya ke bawah masih harus terus menerus melakukan sosialisasi secara massif untuk memberikan informasi dan peningkatan wawasan masyarakat kita,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (7/4/2020).

Ia menambahkan, Pemkot harus berkoordinasi dengan semua elemen pemerintahan demi mencegah penyebaran virus tersebut lebih luas lagi.

“Pemerintah seyogyanya melakukan sosialisasi dengan pendekatan mengajak semua tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama menyuarakan upaya bersama tersebut. Pemerintah juga seyogyanya dapat melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya yang mana membuat masyarakat yang pekerjaannya di himbau untuk dilakukan di rumah, agar supaya kebijakan dari pihak tersebut dapat sejalan dengan kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Komentar


VIDEO TERKINI