8.129 Pekerja Dirumahkan, 143 Sudah Di-PHK, Kota Makassar Paling Banyak

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Dinas Tenaga Kerja dan Trsansmigrasi Sulsel merilis data sektor ketenagakerjaan yang terdampak Covid-19. Data terupdate, Rabu (9/4/2020) sudah ada 8.129 pekerja dirumahkan.

Kota Makassar menjadi daerah yang paling berdampak Covid-19 dari segi ketenagakerjaan. Ada 6.013 pekerja yang dirumahkan di Makassar, dua daerah lainnya yang juga tinggi adalah Tana Toraja 1.531 pekerja dan Toraja Utara 158 pekerja.

“Sesuai data kita, pekerja yang dirumahkan 8,129 sedangkan pekerja yang di PHK sebanyak 143 orang,” ungkap Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Andi Darmawan Bintang kepada Fajar.co.id, Kamis (9/4/2020).

Diketahui total keseluruhan pekerja yang dirumahkan dan di PHK sebanyak 8,272 orang dengan total perusahaan yang terdampak sebanyak 165 perusahaan. Sementara itu data diambil dari 11 kabupaten kota diantaranya Makassar, Gowa, Takalar, Sinjai, Wajo, Pangkep, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Tana Toraja dan Toraja Utara.

Darmawan membeberkan dari total 8.129 pekerja yang dirumahkan, sebanyak 392 pekerja tetap menerima pembayaran gaji rata-rata 50%. Selebihnya dirumahkan tanpa menerima upah dan menunggu panggilan bekerja kembali dari perusahaan.

Sementara itu daerah PHK dengan 143 pekerja juga didominasi oleh Kota Makassar sebanyak 88 pekerja, disusul Palopo 54 pekerja dan Takalar 1 orang pekerja. (anti/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...