Anggota DPRD PDP Corona Meninggal, Pemakaman Tunggu Hasil Swap

SIAGA: Petugas berjaga di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta, Rabu (4/3). RS itu menerima sepuluh pasien rujukan terkait virus korona. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, GIRI MENANG — Seorang Anggota DPRD Lombok Barat (Lobar) berinisial HM meninggal dunia Rabu (8/4) sore. Anggota dewan Dapil Lingsar-Narmada dari Partai Berkarya ini, meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona di RSUP NTB. HM pada Maret lalu memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya yang merupakan daerah terjangkit corona.

“Benar (meninggal dunia). Beliau meninggal di RSUP NTB,” jelas Sekretaris DPRD Lobar Aisyah Desilina kepada Lombok Post (grup fajar.co.id), Rabu (8/4) petang.

Namun Aisyah mengaku belum tahu pasti kapan pemakamannya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj Ni Made Ambaryati yang dikonfirmasi Lombok Post menyarankan untuk menunggu keterangan resmi Dinas Kesehatan Provinsi.

Meskipun informasi awal yang ia terima HM memang meninggal sebagai pasien dalam pengawasan (PDP ). Untuk sementara almarhum belum bisa dibawa pulang menunggu hasil swab. Apabila hasil swab negatif, baru jenazahnya akan di bawa pulang ke rumah duka.

Diketahui, HM memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah Maret lalu. Ia mengeluh batuk dan pilek sebelum dibawa ke RSUP NTB 27 Maret. Ia dirawat dan pada 28 Maret menjalani tes swab.

Saat itu hasilnya negatif corona. Almarhum kemudian dipindahkan ke ruang perawatan biasa. Kondisinya memburuk pada Rabu (8/3) sehingga kembali mendapatkan perawatan intensif . Namun kondisinya terus menurun hingga meninggal dunia Rabu sore.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar