ARA Usul Anggaran Reses Dibelanjakan Sembako untuk Warga Miskin

Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali. (endra/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA), mengusulkan dana reses tahun 2020 dialokasikam untuk membeli pakek sembako yang kemudian disalurkan kepada warga miskin dan rentan miskin imbas pandemi Covid-19.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini pergeseran anggaran tersebut karena ada darurat nasional. Dana reses yang jumlahnya Rp105 juta per legislator itu akan lebih bermanfaat untuk membantu masyarakat yang terkana dampak langsung wabah corona.

‘’Fraksi Demokrat menginisiasi untuk mengalihkan anggaran reses ke belanja sembako untuk warga yang membutuhkan. Khususnya kepada para pekerja informal yang selama ini hanya berharap gaji harian. Mereka ini yang paling merasakan dampak dari imbauan ‘di rumah saja’,” kata politisi yang akrab disapa ARA ini.

ARA mengaku sudah membahas masalah ini dengan Ketua Fraksi Partai Demokrat Abdi Asmara dan Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo.

‘’Ini sudah menjadi komitmen kami bersama Ketua DPRD Makassar. Dan anggota DPRD lainnya juga sepakat,’’ ungkap ARA.

Menurutnya, masyarakat saat ini juga sedang menunggu bantuan dari Pemkot Makassar. Namun kehadiran DPRD untuk masyarakat selalu akan ada.

‘’Jangan menyuruh masyarakat ‘di rumah saja’, tapi kebutuhan masyarakat tidak dipikirkan. Khusunya mereka yang pekerja harian. Seperti ojek online (Ojol). Mereka butuh kepastian untuk menghidupi keluarganya,” tegas ARA.

Untuk teknisnya, anggaran reses bagi 50 legislator Kota Makassar tersebut nantinya akan dikelola oleh Dinas Sosial.

‘’Saya kira akan lebih bermakna jika kegiatan reses dialihkan anggarannya ke kegiatan sosial. Langkah tersebut salah satu upaya mendukung dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat terkait wabah yang tengah melanda negeri ini,” kata ayah tiga anak ini.

Ketua Pengda IOF dan Pengprov Pertina Sulsel ini menyebut, upaya tersebut sebagai salah satu komitmen dan kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak, khususnya masyarakat kurang mampu. (endra/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...