Astaga! Pasien Positif Covid-19 Dipulangkan dari Rumah Sakit

Ilustrasi--Petugas baru saja melakukan tes swab kepada seorang warga untuk mengetahui penyebaran virus corona. FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID, JAMBI – Belum keluar uji swab yang ke tiga, pasien 01 positif corona asal Tebo, malah diperbolehkan pulang dari RSUD Raden Mattaher Jambi. Dalam hal ini, Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi akan memanggil Direktur RSUD.

Juru Bicara Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan pihaknya sudah konfirmasi ke rumah sakit. “Ternyata memang betul dia keluar, cuma memang sudah ada perjanjian dengan rumah sakit bahwa akan melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata dia, Selasa (7/4).

Kemudian, dengan adanya hal tersebut. Johansyah juga mengatakan akan melaporkan kejadian tersebut ke gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi. Dikhawatirkan, ini akan menimbulkan dampak yang lebih parah lagi.

Parahnya, si pasien pulang dengan mobil pribadi. Tanpa penanganan khusus. “Dia izin isolasi di rumahnya yang di Jambi, bukan di tempat asalnya. Ini yang sedang kita pelajari sekarang, kenapa bisa begitu,” tambahnya.

Johansyah menyebutkan, saat ini kondisi pasien memang klinisnya semakin membaik dan masih menunggu hasil swab ke tiga dari Kemenkes RI. Yang pasti kata dia, malam ini juga pasien tersebut akan dijemput.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan rumah sakit adalah sebuah pelanggaran.

“Itu pelanggaran, kita sudah minta ke gugus tugas untuk segera dijemput, untuk dikembalikan ke rumah sakit. Karena kondisi pasien masih positif,” singkatnya.

Terpisah, Dirut Rumah Sakit Raden Mattaher, Feri Kusnadi, mengatakan pasien 01 itu pulang pukul 13.00. “Pulang paksa. Atas permintaan isterinya,” kata dia. Lanjutnya, dia sendiri baru tahu kabar tersebut sore hari.

Menurutnya, si pasien ini memaksa pulang pada petugas jaga kamar tersebut. Dia menegaskan, seharusnya si pasien tidak boleh pulang dan harus dirawat, hingga benar-benar sembuh. Rencananya, malam itu juga si pasien akan langsung dijemput lagi untuk dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, untuk jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Jambi mengalami penurunan yang snagat drastis. Saat ini hanya mencapai 830 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 8 Pasien Dalam Pemantauan (PDP). Sementara itu, untuk pasien positif corona masih 2 orang dan menunggu uji lab 6 orang.

Untuk di Kabupaten Tebo ada 48 ODP dan 1 PDP. Kemudian di Kabupaten Bungo ada 55 ODP dan 2 PDP, selanjutnya di Kabupaten Kerinci 87 ODP dan 1 PDP, serta Kota Sungai Penuh ada 15 ODP dengan 1 PDP. Selanjutnya, untuk di Kabupaten Merangin sebanyak 32 ODP.

Kemudian di Kabupaten Sarolangun 4 ODP dan di Kabupaten Batanghari ada 133 ODP. Selanjutnya di Kabupaten Tanjab Barat ada 14 ODP dan 1 PDP, dan di Kabupaten Tanjab Timur ada 9 ODP. Selanjutnya di Kabupaten Muarojambi terdapat 115 ODP dan di Kota Jambi sebanyak 318 ODP dengan 2 PDP. (fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...