Ingin Sistem Imun Kuat? Ahli Gizi Sarankan Hindari Makanan Ini

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Di tengah geliat wabah corona, cara paling efektif untuk perlindungan diri adalah menjaga tubuh tetap fit dan sehat. Salah satunya meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh.

Mengonsumsi makanan bergizi merupakan salah satu cara menjaga stabilitas imun tubuh kita, bukan malah sebaliknya. Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat tentu akan mengancam kesehatan kita secara umum termasuk melemahkan kekebalan tubuh.

Dokter Spesialis Gizi, dr Raissa Edwina Djuanda kepada Fajar.co.id menerangkan beberapa makanan dan minuman yang bisa melemahkan sistem imun tubuh adalah makanan yang tinggi kadar gula, garam dan lemak. Contohnya makanan kaleng.

“Jika anda membeli makanan kaleng lihat nutrition fact di belakang kalengnya, apakah makanan tersebut tinggi kadar gula, garam dan lemaknya. Sebaiknya pilih yang paling rendah,” jelas dr Raissa, Rabu (8/4/2020) malam.

Jenis makanan selanjutnya yang berpotensi melemahkan imun adalah makanan yang diproses secara berlebihan atau ultra process food misalnya mie instant, junk food, coklat, es krim, cemilan dalam kemasan, sup bubuk, atau makanan beku yang telah dimasak sebelumnya.

“Kenapa jenis makanan ini dianggap bahaya? karena mengandung pemanis buatan, mengandung pewarna, mengandung penstabil, dan juga pengawet,” lanjut dr Raissa yang pada 2019 lalu mendapatkan sertifikasi dari Harvard Medical School dalam mengikuti pelatihan tentang Obesity Medicine.

Lalu jenis makanan lainnya adalah makanan digoreng menggunakan minyak yang sudah dipakai berulang. Raissa menjelaskan makanan jenis ini selain melemahkan sistem imun juga membahayakan kesehatan kita secara umum.

Keempat, kata dr Raissa adalah hindari minuman manis seperti soda, boba, jus buah dengan kadar gula yang tinggi dan hindari minuman beralkohol.

“Perlu diingat, untuk masa seperti ini hindari makan di luar rumah karena bekas orang yang terinfeksi bisa saja menempel di permukaan meja, pada alat-alat makan dll,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan, untuk rajin mencuci tangan minimal 20 detik dan bersihkan segala permukaan dengan disinfektan jika kita terpaksa makan di luar rumah.

“Saat ini juga waktu yang tepat untuk berhenti merokok karena rokok juga bisa melemahkan sistem imun dan menjadi rentan terinfeksi virus,” tuturnya.

Momentum Hari Kesehatan Dunia 2020 yang jatuh setiap tanggal 7 April, dr Raissa lewat akun Instagramnya @dr.raissadjuanda dan youtube channel pribadinya Dokter Raissa Djuanda, menyerukan pesan untuk kita semua bangsa Indonesia untuk terus menerapkan hidup sehat terutama dalam masa pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran petugas medis, baik itu dokter, perawat, bidan, ahli gizi, fisioterapis, apoteker, dll, terutama mereka yang berada di garda depan mengatasi kasus ini. Semoga wabah ini segera menghilang dari dunia, Amin,” pungkas dr Raissa lugas. (endra/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...