Jangan Hanya Makassar, Achmad Yurianto Sebut PSBB Harus Skala Sulsel

Kamis, 9 April 2020 15:54

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Corona Achmad Yurianto. Foto: Fathan Sinaga/JPNN

Saat ini pihaknya juga telah memeriksa lebih dari 15 ribu spesimen untuk pemeriksaan PCR. Masih ada 200 ribu reagen yang siap digunakan untuk pemeriksaan selanjutnya. Kata dia, tes PCR merupakan tes menegakkan diagnosa awal usai melakukan proses screaning.

Proses screaning pun bulan dilakukan melalui PCR, melainkan Rapid tes ke masyarakat rentan untuk satu wilayah tertentu hingga tenaga medis. “Jadi PCR adalah metode terpilih, bukan metode acak. Sebelum ini ada proses screaning dengan sistem Rapid test,” tambahnya.

Penerapan PSBB mulai diberlakukan di DKI Jakarta Jumat besok. Salah satu pembatasannya yakni penggunaan transportasi massal. Selain jumlah kapasitas yang dipangkas, penumpang juga diwajibkan memakai masker. Jika tidak, maka tak dibolehkan mengakses transportasi umum.

Sementara per 8 April ini kasus positif sudah mencapai 2.956 orang. Sementara yang sembuh sebanyak 222 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 240 orang. Sedangkan untuk Sulsel tak ada penambahan kasus positif baru. (ful/fajar)

Komentar