Miris! Pakai Kantong Sampah, 3 Perawat Positif Corona

Perawat kenakan pelindung dari dari kantong sampah. (Foto: Via Metro)

FAJAR.CO.ID, HARROW—Tiga perawat yang mengenakan kantong sampah pada saat shift mereka akibat kekurangan alat pelindung diri (APD) dilaporkan positif mengidap coronavirus. Sebelumnya, para perawat membagikan foto diri mereka dengan “APD” memiriskan itu.

Dalam foto-foto mereka yang tersebar luas, ketiganya terlihat menggunakan kantong limbah klinis. Mereka saat itu muncul di media sosial untuk menyampaikan permohonan masker, pakaian dan sarung tangan yang layak di Rumah Sakit Northwick Park, di Harrow.

Rumah sakit sebelumnya menyatakan situasi darurat setelah semua tempat perawatan kritis dipenuhi dengan pasien. Laporan Daily Telegraph, lebih dari 50% staf yang bekerja di satu bangsal kini dinyatakan positif mengidap coronavirus.

Para perawat dikutip dari Metro mengatakan pada Maret bahwa mereka harus ‘menggunakan inisiatif mereka’ karena ‘tidak punya pilihan lain’ karena kurangnya APD yang tersedia. Seorang perawat memberi tahu bagaimana mereka sangat membutuhkan peralatan yang layak, dan sudah harus merawat rekan mereka setelah mereka mendapatkan virus dari pasien.

“Ada begitu banyak orang muda di sini yang menggunakan ventilasi – banyak yang menderita asma, atau diabetes. Mereka tidak bisa berhenti batuk, mereka hanya batuk dan batuk dan batuk dan mereka tidak bisa menahannya – tetapi ada sedikit yang bisa kita lakukan selain mencoba membantu mereka bernafas,” kata perawat itu.

Dia mengatakan, para perawat berusaha terus tersenyum dan tampak berani, tetapi kenyataan sebenarnya, di dalam hati mereka semua merasa ketakutan. Banyak dari mereka belum bertemu keluarga mereka, karena takut akan menyebarkan virus kepada mereka.

Menurut Sekretaris Kesehatan Matt Hancock, hanya 5,7% dari dokter di rumah sakit yang sakit karena Covid-19 – tetapi survei baru-baru ini yang dilakukan oleh Royal College of Physicians (RCP) menunjukkan jumlah ini bisa mendekati 14,6%.

Kepala eksekutif dan sekretaris jenderal Royal College of Nursing Dame Donna Kinnair juga menyatakan bahwa perawat masih dipaksa untuk berbagi APD saat bekerja di garis depan pandemi. Dalam sebuah surat kepada ketua komite kesehatan parlemen Jeremy Hunt, dia mengatakan begitu prihatin dengan situasi saat ini.

“Keamanan dan kemampuan kita untuk merawat pasien secara mendasar dikompromikan oleh kurangnya pasokan yang memadai dan benar dari peralatan pelindung pribadi yang vital dan upaya yang lambat dan skala kecil pengujian Covid-19.”

Ia menjelaskan, para tenaga medis di Inggris saat ini dilematis. “Anggota kami menghadapi keputusan yang tidak mungkin antara kesehatan mereka sendiri atau keluarga mereka dan rasa tanggung jawab mereka,” ujarnya.

Seorang juru bicara untuk London North West University Healthcare NHS Trust, yang mengelola Northwick Park Hospital, mengkonfirmasi bahwa sejumlah staf telah dinyatakan positif Covid-19. Mereka mengatakan kepada Telegraph: “Kami memberikan dukungan penuh kepada anggota staf kami yang menjadi tidak sehat, dan berharap mereka cepat pulih.” (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...