Papua 45 Orang Positif Covid-19, 5 Orang Meninggal

Kamis, 9 April 2020 09:58

Wagub Papua Klemen Tinal didampingi Ketua DPRP Papua dan Ketua MPR saat rapat forkopimda terkait Covid-19 pada Rabu (8/4...

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA– Rapat Forkopimda Papua pada Rabu (8/4) memutuskan meningkatkan status dari siaga menjadi tanggap darurat. Peningkatan status menjadi tanggap darurat setelah daerah itu makin banyak warga yang terpapar Covid-19 di Papua.

Rapat forkopimda yang dihadiri Ketua DPRP Papua John Banua Rouw, Ketua MRP Matius Murib, Wakapolda Brigjen Pol Johanes Marjuki, Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroiham, Dan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Tri Bowo berlangsung di Gedung Negara Dok V Jayapura.

Wakil Gubernur Papua Kleme Tingal mengatakan, dengan adanya peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 yang saat ini tercatat 45 orang, disepakati status tanggap darurat ditetapkan dari 9 April hingga 6 Mei.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengoptimalkan pencegahan dengan social distancing dan physical distancing yang diperluas dengan memperpanjang kebijakan belajar dan bekerja di rumah dari 14 April sampai dengan 23 April, kecuali untuk personel bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, dan kebutuhan keseharian masyarakat.

”Memperpanjang pembatasan keluar masuk orang dari dan ke Papua mulai melalui penerbangan atau pelayaran komersial atau carteran, termasuk dari dan ke Animha, Meepago, Lapago, Saereri, dan Mamta, kecuali logistik, bahan pokok, bahan bakar, logistik kesehatan, obat-obatan, tenaga medis, evakuasi pasien, sektor perbankan, pergantian kru pesawat, dan emergensi keamanan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Kleme Tingal seperti dilansir dari Antara pada Kamis (9/4).

Komentar


VIDEO TERKINI