Pegawai Pemkot Meninggal PDP Covid-19, 30 Staf Lakukan Rapid Test

Kamis, 9 April 2020 21:19

Ilustrasi rapid test. (Galih Adi P./JawaPos)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meninggalnya Zulkiflie, salah satu pegawai Pemerintah Kota Makassar membuat orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya merasa waswas.

Pasalnya, almarhum meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Rumah Sakit Haji, Selasa (7/4/2020) lalu.

Untuk memastikan tidak ada yang terinfeksi virus corona, sebanyak 30 Staf Bagian Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan rapid test.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar, Ismail Hajiali mengungkapkan, sebanyak Staf tersebut diperiksa lantaran pernah berinteraksi dengan almarhum Zulkiflie. Proses rapid test sendiri berlangsung di Puskesmas Makkasau, Kecamatan Ujung Pandang.

“Jadi sedang dilakukan rapid test yang berinteraksi dengan pasien PDP,” kata Ismail, Rabu (8/4/2020).

Ismail juga menambahkan, keluarga almarhum juga turut diperiksa. Istri dan anaknya pun telah melakukan rapid test di Puskesmas Mangasa. Apabila hasil rapid test sudah keluar, maka hal tersebut akan mempercepat dalam melakukan tes spesimen atau swab.

Almarhum Zulkiflie Marauni sendiri wafat di usia 53 tahun usai berstatus PDP Covid-19. Ia sempat dirawat di RS Haji dan mengeluhkan soal sakit tenggorokannya. (ikbal/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI