Suhu Tubuh di Atas 37 Derajat, Pengendara Langsung Dievakuasi Ambulans

HAMPIR: Seorang pengendara terdeteksi bersuhu badan 37 derajat di Gerbang Tembolak, Kota Mataram, kemarin. Para pengendara yang bersuhu 37,5 derajat dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Pemeriksaan suhu tubuh pengendara yang masuk Kota Mataram terus dilakukan tim gugus tugas penanganan Covid-19. Bahkan, kemarin empat pengendara dibawa petugas ke Puskesmas Ampenan.

“Suhu tubuhnya di atas 37 derajat celcius. Kita bawa ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram I Nyoman Swandiasa, kemarin.

Diungkapkan, warga yang suhu tubuhnya tidak normal akan didata pihak puskesmas sesuai dengan tempat tinggal masing-masing. Jika ada gejala terjangkit virus corona, pihak puskemas akan menjemputnya.

Sejauh ini, kata Swandiasa, pengendara yang suhu tubuhnya tinggi langsung diberikan obat. “Pihak puskemas juga menanyakan riwayat penyakit pengendara,” ujarnya.

Dikatakan, suhu tubuh tinggi tidak bisa menjadi ukuran pengendara bisa berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Karena bisa saja, warga menderita penyakit lain. Apalagi, saat ini masuk musim pancaroba. “Bisa saja suhu tubuh tinggi dipengaruhi cuaca panas ,” ucapnya.

Meski begitu, warga yang berasal dari luar Kota Mataram, kata dia, tidak dibolehkan masuk ke Kota Mataram jika suhu tubuhnya tinggi. Mereka akan diminta balik ke tempat asalnya. Ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor mengungkapkan, petugas yang berjaga di pintu masuk Kota Mataram tidak mau kecolongan. Jika ada pengendara yang ditemukan suhu tubuhnya tinggi akan langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kita bawa pakai ambulans ke puskesmas terdekat,” jelasnya. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...