Tenaga Kerja Terkena PHK, Himmatul Aliyah: Pemerintah Harus Berikan Solusi

Kamis, 9 April 2020 09:56

Anggota Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Anggota Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah mendorong Pemerintah segera memberikan solusi kepada para tenaga kerja yang mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan akibat lesunya perekonomian dikarenakan merebaknya wabah Covid-19.

Menurut data yang ia miliki, sudah ada ribuan tenaga kerja yang dirumahkan tanpa upah sehingga akan berdampak signifikan secara sosial ekonomi.

Dalam rilis yang diterima Fajar.co.id, Aliyah mengungkapkan bahwa sudah selayaknya paling tidak para karyawan tersebut diberikan golden-shake hands atau uang kompensasi sehingga mereka paling tidak dapat bertahan hidup menghadapi kondisi tidak pasti seperti ini. Tentunya apabila hal ini didiamkan saja menurutnya bisa menimbulkan gerakan sosial di kalangan bawah yang berpotensi timbulnya gejolak politik.

“Data Disnakertrans DKI Jakarta merinci dari 9.096 perusahaan dengan 72.770 merumahkan pekerja/buruh; dan 2.008 perusahaan dengan 16.065 melakukan PHK pekerja/buruh. Hal ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat dan DKI untuk mendapat solusi yang cepat. Pendataan yang dilakukan oleh Disnakertrans DKI Jakarta untuk segera dilakukan dengan data yang valid dan transparan. Memastikan pelaksanaannya mencapai sasaran yg tepat,” terangnya.

Politisi Partai Gerindra ini meminta pemerintah menerapkan program kartu pra-kerja melalui pelatihan keterampilan kerja sebagai program nasional dari Pemerintah Pusat. Terkait dengan wabah Covid-19 saat ini, maka ia mendorong pemerintah harus pro-aktif dan mencarikan solusi teknis tentang jenis pelatihan dan pendampingan sementara yang tepat.

Komentar


VIDEO TERKINI