Terduga Teroris Penusuk Wiranto Didakwa Pidana Mati

Kamis, 9 April 2020 21:45

Terduga teroris Syahrial Alamsyah alias Abu Rara atas kejahatannya melakukan penusukan kepada Ketua Dewan Pertimbangan P...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Pengadilan Negeri Jakarta Barat menggelar sidang perdana terhadap terduga teroris Syahrial Alamsyah alias Abu Rara atas kejahatannya melakukan penusukan kepada Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Kamis (9/4).

Sidang kali ini diagendakan pembacaan dakwaan. Persidangan digelar secara virtual. Terdakwa mendengarkan dakwaan jaksa dari rumah tahanan (rutan) khusus teroris, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jaksa Penuntut Umum Herry Wiyanto mendakwa Abu Rara dengan pasal berlapis. Yakni Pasal 15 juncto Pasal 6 juncto Pasal 16 A Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 15 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Ancaman hukuman untuk pasal 15 yakni pidana penjara paling singkat 4 tahun, dan maksimal 15 tahun. Kemudian Pasal 6 pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, penjara seumur hidup, atau hukuman mati. Sedangkan Pasal 16 A merupakan ketentuan pemberatan penambahan 1/3 pidana penjara yang dijatuhkan karena melibatkan anak dalam melakukan aksi teror.

Herry mengatakan, Abu Rara awalnya menduga helikopter yang ditumpangi rombongan Wiranto adalah polisi yang akan menangkapnya. “Abu Rara menyuruh istrinya Fitria Diana dan anaknya RAL memastikan tujuan helikopter yang mendarat di Alun-Alun Menes,” ungkapnya.

Namun, saat itu terdakwa sempat bingung jika helikopter tersebut sudah terbang kembali. Dan tidak ada penumpang yang diturunkan. Abu Rara kemudian bertanya kepada tukang ojek yang berada di sekitar alun-alun Menes.

Komentar