Terkait Isu Lockdown Tiga Hari, Ini Tanggapan Sekda Sidrap

Sekretaris Daerah Sidrap, Sudirman Bungi. (IST)

FAJAR.CO.ID, SIDRAP– Sekaitan adanya isu yang beredar di media sosial bahwa Sidrap akan di-lockdown, Pemerintah Kabupaten Sidrap memberikan klarifikasi melalui Sekretaris Daerah, Sudirman Bungi di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2020).

Sudirman Bungi mengatakan, isu terkait adanya larangan keluar rumah terhadap masyarakat Sidrap khususnya di Kecamatan Tellulimpoe selama 3 hari berturut turut mulai hari ini.

“Perlu Saya sampaikan bahwa berita ini muncul berkaitan dengan adanya imbauan Camat Tellu Limpoe kepada masyarakatnya untuk tidak keluar rumah selama tiga hari, dalam rangka mendukung program penyemprotan atau disinfektasi massal yang akan dilakukan tiga hari berturut-turut di Kecamatan Tellu Limpoe,” kata Sudirman.

Menurut sudirman, jika dilihat secara utuh video tersebut, Camat Tellu Limpoe mengimbau warga untuk tidak masuk pasar jika tidak menggunakan masker.

”Artinya warga boleh keluar rumah, hanya saja karena Kita di Kabupaten Sidrap ini kita sudah menggalakkan program Sidrap Bermasker maka memang sejak saat ini diimbau kepada masyarakat untuk wajib menggunakan masker, itu juga untuk kebaikan kita semua,” lanjutnya.

Sudirman juga menyampaikan, dalam penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sidrap tetap terkoordinir mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa/kelurahan.

“Apa yang dilakukan oleh camat hingga kepala desa/lurah hingga masyarakat kita di tingkat lingkungan, itu satu komando dan satu arahan sehingga semua bisa bersinergi. Jadi pernyataan Camat Tellu Limpoe itu kepada masyarakatnya itu tidak berarti adanya ketidaksinkronan antara langkah yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten dengan pemerintah kecamatan,” tegasnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar