Terkait Pelarangan Masuk di Perbatasan Makassar, Dishub: Itu Hoaks

Kepala Dishub Makassar, Mario Said. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabar mengenai masyarakat yang ingin memasuki Kota Makassar harus memiliki KTP Makassar dibantah langsung Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Mario Said.

Hal tersebut disampaikan Mario Said saat konferensi pers melalui aplikasi Zoom, Rabu (8/4/2020). Ia menegaskan, bahwa video yang menyebut adanya larangan itu adalah hoaks atau tidak benar.

“Penahanan yang bukan warga Makassar tidak benar, informasi tersebut tidak betul,” kata Mario.

Mario menjelaskan, kejadian sebenarnya terjadi ialah petugas yang melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang hendak masuk ke wilayah Kota Makassar. Mereka wajib menggunakan masker.

“Hanya ada pemeriksaan suhu dari Dinas Kesehatan dan penyemprotan disinfektan,” ucapnya.

Senada dengan Mario, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar, Ismail Hajiali juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan, jika tidak ada larangan bagi masyarakat untuk masuk ke kota Makassar.

“Kami dengan tegas mengatakan bahwa berita itu tidak benar. Tidak ada itu (pemeriksaan KTP) baru-baru dibantah sama camat Biringkanaya karena dia yang tangani itu perbatasan. Jadi itu dilakukan penyemprotan disinfektan, disuruh pakai masker, itu ji tidak ada yang lain,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya tengah mencari siapa yang menyebarkan berita bohong tersebut, hingga menyebabkan kepanikan kepada warga.

“Itu saya cari siapa yang kirim itu berita, lagi dilacak itu, tadi teleponan sama tim cyber tidak ada perintah begitu-begitu. Tidak ada pembatasan, ini Pak Wali baru-baru bicara,” jelasnya. (ikbal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan

Comment

Loading...