Ultimatum Kemenag, Politisi Golkar Tolak Dana BOS Dipakai Tangani Covid-19

Kamis, 9 April 2020 13:40

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily. (IST)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– DPR meminta Kementerian Agama agar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tetap digunakan untuk mendanai operasional sekolah yang tetap berjalan seperti membayar guru honorer, karyawan harian, intensif guru dan membantu siswa dalam penerapan belajar jarak jauh.

Ultimatum ini diungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. Politisi Parta Golkar ini tidak merestui Kemenag mengalihkan dana BOS untuk penanganan virus Corona.

“Saya tidak setuju jika dana BOS untuk penanganan Covid-19. Anggaran BOS jangan diarahkan ke Covid-19. Terkait dana penanganan Covid-19 lebih baik koordinasi dengan BNPB,” ujar Ace saat rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi beserta jajaran yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (8/4/2020).

Ace Hasan meminta Kemenag untuk lebih fokus terhadap dampak Covid-19 dari sisi keagamaan dan pendidikan keagamaan. Ia mengemukakan bahwa dalam proses belajar jarak jauh bagi siswa dan mahasiswa masih menemui banyak kendala yang harus segera dicarikan jalan keluar.

Bagikan berita ini:
2
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar