Covid-19 Timbulkan Ancaman Kelaparan, IDP Jamin Stok Pangan Tetap Tersedia

Jumat, 10 April 2020 12:50

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan Bogor melakukan obrolin pangan melalui video conference zoom (vicom) dengan tema Ancaman Kelaparan di Tengah Pendemi Covid-19 yang diikuti Kepala PSP3 IPB Universitas, Dr. Sofyan Sjafar, Expert Board KRKP, David Ardhian, Perwakilan Dirjend PPMD Kemendesa, Kordinator Katalis Indonesia, Siswan, para NGO, Kamis, (9/4/2020).

Masalah ini, menjadi ancaman daerah, yang ketersedian pangannya tidak tersedia.

Olehnya itu, Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Said Abdullah, mengatakan bahwa kerawanan pangan muncul di kota tapi bisa juga masuk ke desa, karena tekanan Covid-19 yang menurunkan akselerasi produksi pangan.

Menanggapi hal itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani yang menjadi salah satu narasumber pada kesempatan tersebut, mengatakan bahwa untuk memompa “keterjangkauan” masyarakat terhadap pangan, disiasati dengan padat karya dalam pembangunan di desa seluruh Kabupaten Luwu Utara.

“Identifikasi dan pemetaan situasi pangan di tingkat terkecil di dalam kabupaten menjadi baseline untuk penerapan strategi pengamanan pasokan pangan,” tuturnya.

Lanjut Dia, luas persawahan saat ini di Luwu Utara mencapai 28.404 Ha, dengan produksi 247.905 Ton sehingga surplus mencapai 94.000 Ton sampai oktober 2020. Diperkirakan angka ini akan bertambah karena puncak panen raya akan berlangsung di minggu ketiga April sampai pertengahan Mei.

Komentar


VIDEO TERKINI