Dewi Sandra Kisahkan Tentang Kematian, 3 Hari Sebelum Glenn Wafat

Jumat, 10 April 2020 14:22

Dewi Sandra.(IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Duka atas wafatnya maestro musik romansa Glenn Fredly belum juga hilang. Ucapan belasungkawa masih terus mengalir dari rekan sejawat Glenn.

Entah kebetulan atau tidak, artis Dewi Sandra yang merupakan mantan istri Glenn melalui unggahannnya di Instagram bercerita tentang kematian. Uniknya, kisah kematian itu ia uraikan 3 hari sebelum Glenn meninggal dunia. Firasatkah?

Tentu Dewi Sandra tidak menyadari itu. Dewi memposting foto hitam putih dirinya yang duduk termenung seraya tersenyum mengenang sesuatu.

Dalam kolom caption, Dewi yang menjalani rumah tangga dengan Glenn periode 2006-2009, mengutarakan isi hatinya ketika ditinggal wafat sang bunda tercinta.

“PESAN Hmmm… terlalu sering ku bersikap arogan dan sok tau dan jujur aja, aku ini hamba yang kelewatan batas, tapi Allah Yang Maha Baik selalu menghadiahkanku sebuah pesan,” tulis Dewi sebagai kata pembuka.

Dewi mengaku ketika itu begitu marah kepada Tuhan karena telah mengambil nyawa ibu tercintanya, sosok yang paling berpengaruh dalam hidupnya.

“Ku ingat betapa marahnya kepada Rabbku ketika ibuku meninggal. Meninggal-nya sosok yg paling berpengaruh dalam setiap hati manusia maka dampaknya besar pula… this one leaves a hole in the heart like no other… Pesanku menunggu.. pesanku berbunyi…Tak ada yang abadi dan kematian itu pasti,” kisah Dewi.

Sebagai kata lanjutan, ia mengutip salah satu ayat Quran yang menjelaskan kebesaran dan kuasa Tuhan. Serta kematian adalah keniscayaan.

“QS An’Nur 42, Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk),” urai Dewi Sandra.

Dewi kembali mengingatkan followersnya untuk tidak terlalu menyimpan pengharapan besar kepada manusia, karena semua ada batasnya masing-masing.

“Oh manusia mmg bodoh. Kami ini tidak punya kapasitas utk mengisi segumpal daging yang daya rasanya seluas semesta. Sekarang ku paham pesan untukku, “Jangan pernah berharap pada manusia, karena manusia lemah dan terbatas,” tegasnya.

Selanjutnya Dewi berpesan agar mencapai kebahagiaan hakiki maka lepaskanlah dunia, dan mengejar akhirat sebagai tujuan dan tempat abadi.

Terakhir, seperti menasehati dirinya sendiri, Dewi menyatakan, “Tarik nafas… jangan mengeluh… krn pesanNya telah datang via pertanyaan. “Jika hari-hari ini belum mau kembali ke Allah lalu, mau diuji seperti apa lagi?,” tutupnya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
10
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar