Masuk Zona Merah, Pengamat Sarankan Pemprov Lakukan PSBB

Jumat, 10 April 2020 21:40

Peta penyebaran covid-19 di Sulsel. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Nurdin Abdullah masih mempertimbangkan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sulawesi Selatan. Pemprov menilai, program Jaring Pengaman Sosial yang paling penting.

Menanggapi hal tersebut, pengamatan pemerintahan Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Luhur Priyanto menilai, PSBB sebaiknya bersifat parsial di Sulsel.

“PSBB sebaiknya difokuskan pada daerah yang menjadi episentrum penyebaran Virus Corona,” katanya, Kamis (9/4/2020).

Diketahui ada tiga daerah episentrum covid 19 di Sulsel yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros.

Luhur menuturkan, Pemerintah Kota Makassar sebaiknya mulai mempersilakan tahap-tahap pemberlakuan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran.

Ia juga mengingatkan, Pemkot Makassar dipimpin oleh Penjabat Wali Kota yang berada dalam otoritas Pemprov Sulsel.

“Gubernur harusnya sangat mudah mengoordinasikan kebijakan ke Pj Wali Kota Makassar,” ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, pemberlakuan PSBB di Kota Makassar merupakan upaya menyelamatkan Provinsi Sulawesi Selatan. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
2
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar