Pelajar di Wilayah Zona Merah Corona Dilarang Keluar Rumah

Jumat, 10 April 2020 13:58

Plt Kadis Pendidikan Sulsel, Basri. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Basri menekankan kepada para tenaga pengajar, siswa, dan praktisi pendidikan untuk selalu mawas diri dan berhati-hati terhadap penularan virus corona.

Termasuk kepada Kepala Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota se Sulsel untuk sigap menelaah perkembangan kasus pandemi ini di daerahnya masing-masing.

“Terutama di wilayah zona merah, tolong kepada Kacabdis Wilayah I dan II untuk melarang siswa keluar rumah. Tetap rajin belajar walaupun di rumah. Terhadap guru tetap mantapkan pembelajaran jarak jauh,” imbau Basri saat Rakor Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Bekerja dan Belajar di Rumah di Ruang e-Panrita Disdik Sulsel, Kamis (9/4/2020)..

Basri minta jajaran Cabang Dinas (Cabdis) I dan II beserta Kepsek di wilayah tersebut untuk mendeteksi warganya yang berada di zona merah, seperti siswa yang berdomisili di Minasaupa, Mallengkeri, sekitar Rumah Sakit Haji, dan sekitar Rumah Sakit Labuang Baji.

Demikian pula siswa SMAN 21, SMAN 6 dan SMAN 15 minta dimonitor dan dideteksi, terutama yang tinggal di sekitar Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, Rumah Sakit Sayang Rakyat dan Rumah Sakit Dr Tadjuddin Halid.

Usai melakukan Rakor, Basri memasang bilik screening melalui penyemprotan cairan disinfektan di pintu masuk Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Semprot diri dulu bagi siapa pun yang mau masuk ruangan,” kata Basri. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI