Pencuri Emas Hendak Kabur ke Kaltim, Tertangkap saat Menunggu Kapal

Jumat, 10 April 2020 20:05

Tim Khusus Polsek Tanete Riattang membekuk residivis pencurian di Parepare. (FOTO: Brigpol Arul For Fajar)

FAJAR.CO.ID, BONE — Pelaku residivis pencurian emas Rizaldi alias Tyson (24) gagal melarikan diri ke Kalimantan Timur. Polisi menangkapnya saat sedang menunggu kapal di Pelabuhan Nusantara Parepare.

Dia ditangkap oleh Unit II Tim Khusus Polsek Tanete Riattang yang dipimpin Katimsus Aiptu Tahir dan di back up oleh unit Resmob Polres Parepare Kamis, 9 April kemarin.

Memang pada 29 Maret 2020 Rizaldi dilaporkan di Polsek Tanete Riattang karena mencuri dua unit gawai, satu stel emas berupa kalung, gelang, cincin, serta dompet warna hitam yang berisi surat dan kartu identitas milik korban.

Atas dasar laporan polisi itu Tim Khusus Polsek berangkat menuju Parepare. Polisi berhasil mendeteksinya berada di sana. Sesampainya di sana langsung berkordinasi dengan unit Resmob Polres Parepare dan melakukan pencarian.

Tidak berselang lama didapatkan info bahwa pelaku sedang berada di Pelabuhan Nusantara dan langsung dilakukan pencarian di seputaran pelabuhan. Berdasarkan keterangan yang dikumpul dan informasi yang dihimpun pelaku pun ditemui.

Uniknya dia sedang duduk-duduk bersantai di depan tempat penjualan tiket. Sedang menunggu kapal yang akan berangkat menuju Kaltim.

Kapolsek Tanete Riattang, AKP Andi Bahsar menuturkan, dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya yang mana telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut dengan cara mencungkil jendela rumah korban dengan menggunakan besi.

“Barang curiannya itu dijual di Parepare kepada orang yang baru dia kenal dan hasil penjualannya digunakan untuk membeli tiket tujuan Berau, Kaltim,” katanya kepada FAJAR.CO.ID, Jumat (10/4/2020)

Kata dia, pelaku juga mengakui bahwa barang bukti dompet serta sebagian emas korban dia sembunyikan di pinggir sungai Jl Mangga, Watampone. Sebagian dari emas tersebut pelaku buang ke sungai karena pelaku mengira sebagian emas tersebut palsu.

“Atas kejadian tersebut korban yang bernama Ibu Susi mengalami kerugian senilai Rp50 juta. Diketahui Rizaldi ini adalah seorang residivis yang sudah keluar masuk Lapas Bone sebanyak tiga kali dalam kasus pencurian. Tahun 2009, 2012, dan 2017,” terang Bahsar.

Pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Tanete Riattang untuk diserahkan ke penyidik guna proses hukum lebih lanjut. (agung/fajar)

Bagikan berita ini:
3
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar