Program Kartu Prakerja Diharapkan Jangkau Buruh yang Terkena PHK

Jumat, 10 April 2020 15:37

Ilustrasi buruh memproduksi pakaian jadi di salah satu pabrik garmen di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Foto: A...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Di tengah ketidakpastian ekonomi, maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), jutaan pekerja dirumahkan, usaha kecil menengah gulung tikar membuat masyarakat makin dalam keterpurukan.

Dunia usaha menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat merebaknya wabah covid-19 di Indonesia. Akibatnya, kegiatan industri menjadi terhambat bahkan terhenti dan karyawan terpaksa dirumahkan.

Anggota Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah mendorong Pemerintah segera memberikan solusi kepada para tenaga kerja yang terkena PHK dikarenakan merebaknya wabah Covid-19. Menurut data yang ia miliki, sudah ada ribuan tenaga kerja yang dirumahkan tanpa upah sehingga akan berdampak signifikan secara sosial ekonomi.

Aliyah mengungkapkan bahwa sudah selayaknya paling tidak para karyawan tersebut diberikan golden-shake hands atau uang kompensasi sehingga mereka paling tidak dapat bertahan hidup menghadapi kondisi tidak pasti seperti ini. Jika hal ini didiamkan bisa menimbulkan gerakan sosial di kalangan bawah yang berpotensi timbulnya gejolak politik.

“Data Disnakertrans DKI Jakarta merinci dari 9.096 perusahaan dengan 72.770 merumahkan pekerja/buruh; dan 2.008 perusahaan dengan 16.065 melakukan PHK pekerja/buruh. Hal ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat dan DKI untuk mendapat solusi yang cepat. Pendataan yang dilakukan oleh Disnakertrans DKI Jakarta untuk segera dilakukan dengan data yang valid dan transparan. Memastikan pelaksanaannya mencapai sasaran yg tepat,” terangnya.

Komentar


VIDEO TERKINI