Takut Serangan Gelombang Kedua Covid-19, Tiongkok Lakukan Ini

Jumat, 10 April 2020 10:38

Petugas medis melakukan pengambilan swab seorang pekerja di Tiongkok untuk diperiksa. Tiongkok gencar melakukan uji tes ...

FAJAR.CO.ID, BEIJING– Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 yang cukup banyak membuat Tiongkok khawatir akan terjadi gelombang kedua penularan virus. Berdasar itu, pasien Covid-19 yang bebas gejala langsung diuji dan harus dilaporkan dalam waktu dua jam setelah diagnosis dikonfirmasi.

Dalam sebuah dokumen yang diterbitkan pada Rabu malam (8/4) Dewan Negara Tiongkok telah mengeluarkan pedoman resmi, terutama untuk mengelola pasien tanpa gejala. Mereka yang disasar adalah yang positif terkena virus Korona tetapi belum muncul gejala seperti batuk, demam, dan pneumonia.

Langkah itu muncul ketika angka Covid-19 resmi menunjukkan peningkatan harian jumlah pasien tanpa gejala dari dalam negeri dan dari luar negeri. Pada Rabu (8/4), Tiongkok melaporkan tambahan 56 pasien tanpa gejala dengan 28 di antaranya adalah kasus impor. Maka total kasus tanpa gejala di bawah pengawasan medis di negara itu menjadi 1.104.

Sebanyak 56 pasien tanpa gejala yang dilaporkan tidak jauh dari 63 infeksi baru dengan gejala pada hari yang sama. “Pasien tanpa gejala adalah infeksius, dan berisiko menulari orang lain,” kata pedoman itu.

“(Kita harus) memperkuat cakupan pengujian dan pengawasan untuk pasien tanpa gejala dan membakukan sistem pelaporan pasien tanpa gejala,” tambah laporan tersebut seperti dilansir dari AsiaOne, Jumat (10/4).

Pedoman Tiongkok merekomendasikan bahwa lembaga kesehatan setempat harus melaporkan kasus ini dalam waktu dua jam setelah menerima hasil tes positif. Kemudian, dalam 24 jam, otoritas kesehatan tingkat kabupaten perlu melaporkan melalui sistem laporan penyakit menular pusat.

Komentar


VIDEO TERKINI