Wuhan Gembira

Jumat, 10 April 2020 09:52

Ilustrasi Ponsel

“Saya ke Hangzhou dua hari lalu. Prosedur barunya hanya itu,” ujar teman saya di Beijing. “Prosesnya hanya beberapa detik,” tambahnya.

“Pemandangan apa lagi yang berbeda,” tanya saya.

“Semua orang pakai masker. Selama di ruang tunggu dan di dalam kereta,” katanya.

Tapi kalau status kesehatan di layar ponsel Anda kuning –apalagi merah– baiknya Anda jangan meninggalkan rumah. Toh akan ditolak masuk ke mana-mana.

Bagi yang naik mobil pribadi lebih lancar lagi. Semua jalan tol digratiskan. Sampai ada pengumuman lebih lanjut.

Tujuannya: untuk menggerakkan ekonomi kembali.

Dua hari terakhir keadaan seperti sudah pulih kembali. Mereka sudah percaya diri dengan sistem kontrol kesehatan lewat aplikasi itu.

Kota Wuhan pun sudah kembali macet. Pabrik-pabrik sudah bekerja kembali –setidaknya sudah 80 persen.

Bahkan pabrik-pabrik mobil sudah diizinkan bekerja sejak 26 Maret lalu –dua minggu sebelum lockdown dicabut.

Wuhan memang dikenal sebagai ‘Detroit’- nya Tiongkok.

Pabrik-pabrik mobil yang berpusat di Detroit, Amerika Serikat, memiliki pabrik mobil di Wuhan. Misalnya Ford dan General Motors.

Demikian juga pabrik-pabrik mobil dari Prancis: punya pabrik di Wuhan. Misalnya Renault.

Karena itu begitu banyak pula pabrik suku cadang mobil di Wuhan. Sebagian pasokan di seluruh dunia datang dari Wuhan.

Bagikan berita ini:
8
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar