7059 Pekerja Terdampak Corona, 53 Aduan PHK Masuk ke Disnaker Makassar

Sabtu, 11 April 2020 22:17

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan, banyak pengaduan terkait karyawan dirumahkan dan karyawan Putus Hubungan Kerja (PHK).

Menurut Irwan, hal tersebut akibat pandemi Covid 19 yang saat ini tengah melanda. Wabah tersebut mengakibatkan pendapatan perusahaan menurun, hingga penutupan usaha.

Akibatnya, banyak perusahaan dengan terpaksa melakukan pengurangan karyawan dengan dirumahkan sementara, hingga PHK dilakukan.

“Sudah ada 53 orang datang ke kantor mengadu karena di-PHK. Mereka menyampaikan tidak menerima pesangon. Padahal, aturannya harus diberi (pesangon). Olehnya itu, kami akan memediasi mereka dengan perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya,” kata Andi Irwan, Sabtu (11/4/2020).

Ia mengaku, berbagai macam aduan datang padanya, baik aduan melalui layanan telepon seluler, media sosial, maupun yang datang langsung ke Kantor Disnaker Kota Makassar di Jl AP Pettarani.

Ia menyebut, mereka yang datang mengadu dari berbagai perusahaan di Makassar. “Bukan hanya perhotelan, tapi semua sektor. Baik skala kecil, menengah, hingga perusahaan besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Andi Irwan, data per Jumat, 10 April 2020, jumlah perusahaan yang melaporkan terdampak Covid-19 sebanyak 108 perusahaan.

“Jumlah pekerja yang terkena dampak sebanyak 7059 tenaga kerja. Jumlah ini (7059) yang dirumahkan tapi belum tentu di-PHK. Karena baru 53 aduan yang PHK,” jelasnya.

Komentar


VIDEO TERKINI