Seluruh Fraksi DPRD Makassar Sepakat Alihkan Dana Reses untuk Tanggani Corona

Sabtu, 11 April 2020 13:15

DPRD Makassar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kota Makassar saat ini kini telah ditetapkan sebagai zona merah atau epicentrum penyebaran Covid-19 di Sulsel.

Tercatat per Jumat (10/4/2020), jumlah ODP di Makassar sebanyak 473 orang, PDP 171 orang, dan positif terjangkit corona sebanyak 84 orang.

Warga miskin baru mulai bermunculan karena imbas dari pandemi ini. Terkait dengan wacana yang selama ini didengungkan DPRD Kota Makassar untuk turut ambil bagian dalam membantu masyarakat, termasuk anggaran reses 50 legislator yang nilainya miliaran rupiah akan dialihkan untuk penanganan corona telah memasuki tahap baru.

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir menegaskan seluruh fraksi telah sepakat mengalihkan dana reses untuk tanggap darurat corona di Makassar.

“Semua fraksi sudah setuju dialihkan untuk menjadi anggaran tanggap darurat covid-19,” terang Wahab kepada Fajar.co.id, Jumat (10/4/2020) malam.

Sebelumnya, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo juga telah menyepakati hal tersebut. Menurutnya dalam masa pandemik Corona, kegiatan reses tidak ada lagi pola berkumpul, tidak ada sewa tempat, atau pun sewa tenda kursi.

“Kita hanya menggunakan anggaran makan minum yang dijadikan sembako, anggaran transportasi peserta diganti dalam bentuk barang, misalnya masker, handsanitaser dan kebutuhan lainnya yang berdampak covid 19. Jadi tetap memberlakukan physical distancing,” kata politisi Nasdem ini.

Hal senada juga dilontarkan Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali. Menurutnya Fraksi Demokrat sepakat penggunaan dana reses yang jumlahnya Rp105 juta per legislator itu akan lebih bermanfaat untuk membantu masyarakat yang terkana dampak langsung wabah corona.

“Fraksi Demokrat menginisiasi untuk mengalihkan anggaran reses ke belanja sembako untuk warga yang membutuhkan,” pungkas ARA.

Pengalihan dana reses anggota dewan untuk penanganan virus corona juga direspon positif oleh Sekretaris Komisi D DPRD Makassar, Sahruddin Said. Politisi PAN ini menganggap rakyat saat ini lebih membutuhkan dana tersebut guna meringankan beban ekonomi mereka.

“Anggaran reses sebesar Rp 105 juta per anggota ini sebaiknya dibelanjakan paket sembako. Jika dihitung-hitung dana Rp 105 juta ini senilai dengan 1.400 bungkus sembako,” paparnya.

Untuk teknisnya, anggaran reses bagi 50 legislator Kota Makassar tersebut nantinya akan dikelola oleh Dinas Sosial. Pihak terkait ini yang nantinya akan menyalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. (endra/fajar)

Komentar