Suara Dentuman Resahkan Masyarakat, BMKG: Tak Berkaitan dengan Letusan Anak Krakatau

Sabtu, 11 April 2020 15:39

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan rentetan dentuman yang terjadi, Sabtu (11/4/2020) dini hari yang mengagetkan warga Jabodetabek tidak ada kaitan dengan letusan Gunung Anak Krakatau.

BMKG juga menerangkan dentuman tersebut juga tidak berhubungan dengan aktivitas gempa tektonik.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triono mengatakan, terkait suara dentuman yang beberapa kali terdengar dan membuat resah masyarakat Jabodetabek, maka sejak tadi malam hingga pagi hari ini pukul 06.00 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak terjadi aktivitas gempa tektonik yang kekuatannya signifikan di wilayah Jabar, Jakarta dan Banten.

“Meskipun terjadi aktivitas gempa di Selat Sunda pada pukul 22.59 WIB dengan magnitudo M 2,4 tetapi gempa ini kekuatannya tidak signifikan dan tidak dirasakan oleh masyarakat,” jelas Rahmat Triono dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Sementara itu hasil monitoring petir menggunakan peralatan lightning detector menunjukkan bahwa sejak tadi malam hingga pagi ini tidak terjadi aktivitas petir.

“Berdasarkan data tersebut maka BMKG memastikan bahwa suara dentuman tersebut tidak bersumber dari aktivitas gempa tektonik dan petir,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menginformasikan memang ada erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Jumat (10/4/2020) pukul 21.58 WIB dan pukul 22.35 WIB.

“Sehingga erupsi Gunung Anak Krakatau kali ini berdasarkan catatan sensor BMKG lebih lemah dibandingkan erupsi yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu,” pungkasnya. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI